Badai Otis yang terjadi di Meksiko telah menghantam dengan kekuatan yang dahsyat, meninggalkan puing-puing dan kesedihan di belakangnya.
Badai ini melanda kota resor yang indah, Acapulco, dan menyebabkan bencana besar. Dengan kecepatan angin mencapai 165 mil per jam, badai ini masuk dalam kategori 5, yang merupakan kategori tertinggi dalam skala badai.
Badai Otis di Meksiko menghancurkan kota Acapulco. Badai ini membuat kerusakan parah, termasuk merobohkan pohon, memecahkan jendela, dan merusak jalur komunikasi serta jalan raya di wilayah tersebut. Banyak bangunan hancur, termasuk menara bertingkat tinggi yang memiliki lubang-lubang besar.
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, tiba di lokasi kejadian untuk mengevaluasi kerusakan yang disebabkan oleh Badai Otis. Para pejabat dan konvoi presiden terpaksa berjalan kaki di sebagian jalan yang tertutup longsor dan puing-puing.
Masyarakat setempat bekerja keras mencari makanan dan tempat berlindung di tengah kekacauan yang diakibatkan oleh badai ini. Banyak toko yang dijarah dan orang-orang saling berebut barang. Situasi menjadi sangat genting.
Beberapa wilayah di sekitar Acapulco mengalami pemutusan komunikasi akibat banjir yang meluap dan jembatan yang runtuh. Banyak orang kehilangan tempat tinggal mereka, dan listrik pun mati total.
Menteri Keamanan, Rosa Icela Rodriguez, mengumumkan bahwa setidaknya 27 orang telah tewas dalam bencana ini, dan empat orang masih hilang. Tiga dari keempat orang yang hilang adalah tentara.
Presiden Lopez Obrador menggambarkan badai Otis sebagai “bencana” yang memaksa warga mencari perlindungan. Berkat tindakan cepat masyarakat, jumlah korban jiwa tidak semakin bertambah. Banyak korban meninggal karena terbawa arus sungai yang meluap.
Pemerintah setempat akan segera mengirimkan bantuan dan material ke wilayah yang terdampak oleh badai Otis melalui pengangkutan udara. Komunikasi telepon mulai pulih, dan jalan raya utama dari Mexico City ke Acapulco telah dibuka kembali, memberikan harapan bagi warga yang terkena dampak untuk mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan dalam menghadapi bencana ini.












