Sangat Mengejutkan! Siswa Membakar Ruang Kelas, 2 Pelajar Diamankan

Sangat Mengejutkan! Dua Siswa Diamankan usai Ruang Kelas MTs Manggar di Belitung Timur Dibakar

Kejadian tak biasa mengguncang MTs Manggar di Belitung Timur, Bangka Belitung. Sebuah ruang kelas di sekolah tersebut rusak parah setelah dibakar saat masa libur, meninggalkan sisa-sisa kerusakan pada kursi, meja, hingga plafon. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (30/10/2023) itu sempat memicu dugaan awal sebagai kasus pencurian, sebelum polisi menemukan indikasi lain yang jauh lebih serius.

Kerusakan Terungkap Saat Petugas Sekolah Datang

Kasus ini mulai terbongkar ketika pemilik kantin sekolah yang juga guru tata usaha datang untuk menaruh dagangan pada Senin (30/10/2023). Saat tiba di lokasi, ia mendapati salah satu ruang kelas dalam kondisi rusak. Temuan itu langsung dilaporkan, dan dari situlah penyelidikan dimulai.

Kapolres Belitung Timur, AKBP Arif Kurniatan, menjelaskan bahwa laporan awal memang mengarah pada dugaan pencurian karena ada kaca jendela yang pecah. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, polisi menemukan bahwa kerusakan tidak berhenti pada perusakan saja. Sejumlah barang di dalam ruangan juga ikut dibakar hingga habis.

17 Jendela Rusak, Barang Kelas Ikut Dibakar

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, total ada 17 jendela kelas yang pecah dan mengalami kerusakan. Api juga membakar beberapa perabot, termasuk kursi, meja, dan plafon. Meski kerugian materi cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dua siswa aktif MTs Manggar berinisial MY dan MG kemudian diamankan polisi. Keduanya diduga terlibat dalam perusakan sekaligus pembakaran ruang kelas itu. Hingga kini, motif di balik aksi tersebut belum diungkap secara pasti dan masih didalami penyidik.

Penyidik Masih Dalami Motif

Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Fatah Meilana, mengatakan pihaknya masih menelusuri alasan di balik tindakan para pelajar tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk empat orang yang dinilai memiliki informasi terkait kejadian itu. Meski dua pelajar sudah diamankan, polisi menegaskan proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada penetapan tersangka.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.