Henry Kissinger, Mantan Menteri Luar Negeri AS Meninggal Dunia: Jejak Karirnya yang Mencolok

Mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger, yang pernah menjabat sebagai diplomat tertinggi AS dan penasehat keamanan nasional pada pemerintahan Presiden Richard Nixon dan Gerald Ford, meninggal dunia di rumahnya di Connecticut. Penyebab kematiannya tidak diumumkan.

Perusahaan konsultan Kissinger Associates miliknya merilis berita duka tersebut pada Rabu (29/11/2023). Kabar meninggalnya Henry Kissinger telah menimbulkan kesedihan di berbagai kalangan masyarakat.

Mantan Presiden AS, George W Bush, menyatakan bahwa mereka telah kehilangan suara yang sangat dapat diandalkan dalam masalah luar negeri. Putri dari Presiden Richard Nixon, Tricia Nixon Cox dan Julie Nixon Eisenhower, menggambarkan bahwa Kissinger memiliki jalan hidup yang unik dan khas Amerika.

“Mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger akan selalu dikenang atas prestasinya dalam memajukan perdamaian,” ujar putri Richard Nixon. “Namun karakter uniknya juga tidak akan pernah kami lupakan,” tambahnya.

Henry Kissinger lahir di Jerman pada tahun 1923 dan pindah ke Amerika pada tahun 1938 saat keluarganya melarikan diri dari serangan Nazi terhadap Yahudi. Meskipun begitu, Henry Kissinger tidak pernah kehilangan aksen Bavaria. Kissinger menjadi warga negara AS pada tahun 1943.

Selama tiga tahun, dia bertugas di Angkatan Darat AS dan bergabung dengan Korps Kontra Intelijen. Kissinger berhasil memperoleh gelar sarjana, magister, dan PhD. Dia kemudian mengajar hubungan internasional di Universitas Harvard dan memasuki dunia politik pada tahun 1960. Dia menjabat sebagai penasihat senior kebijakan luar negeri dalam kampanye kepresidenan Gubernur Nelson Rockefeller.

Setelah itu, Kissinger bergabung dengan kampanye Richard Nixon dan diangkat menjadi Asisten Presiden Urusan Keamanan Nasional dan Penasihat Keamanan Nasional, yang memberinya pengaruh besar terhadap kebijakan luar negeri AS. Kissinger memiliki peran dalam memperpanjang Perang Vietnam dan memperluasnya ke Kamboja.

Pada tahun 1973, mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger dianugerahi Nobel Perdamaian, yang membuat dua anggota komite Nobel mengundurkan diri.