Perkembangan Nuklir PLN Sebagai Transisi Energi dari Pensiun PLTU

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengungkapkan sejumlah kerja sama PLN dengan pihak global dalam upaya mengatasi perubahan iklim dan mencapai target Net Zero Emission Indonesia 2060 dalam Conference of the Parties 28 (COP28) Dubai.

Kolaborasi PLN antara lain dilaksanakan melalui pengembangan PLTS Terapung Terbesar di Asia Tenggara di Waduk Cirata, Jawa Barat, dengan kapasitas 192 Mega Watt Peak (MWp) yang merupakan kerja sama PLN dengan perusahaan energi dari UEA, Masdar.

Selain itu, PLN juga bekerja sama dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) dan ACWA Power untuk mengembangkan Green Hydrogen (hidrogen hijau). Selain itu, melalui PLN Nusantara Power, PLN juga menyepakati perjanjian kerja sama dengan Korean Hydro & Nuclear Power (KHNP) Co. Ltd untuk mengembangkan energi nuklir.

PLN juga melakukan upaya transisi energi dengan mengurangi porsi PLTU batu baru dengan menghapus 13 Giga Watt PLTU dan mempercepat pensiun dini PLTU Cirebon-1.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai strategi transisi energi PLN, simak dialog antara Syarifah Rahma dengan Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo dalam acara Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 12/12/2023).