Astra Honda Racing Team (AHRT) kembali menatap musim balap dengan target yang lebih tinggi. Bukan sekadar mempertahankan tradisi juara, tim ini ingin memperlebar dominasinya di level Asia, terutama lewat perebutan gelar Asia Superbike 1000 (ASB1000) pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC). Nama Andi Farid Izdihar pun kembali jadi sorotan setelah musim lalu finis sebagai runner-up dan kini memikul ekspektasi besar untuk naik satu tangga lebih tinggi.
Andi Farid Bidik Puncak ASB1000
Di kelas paling bergengsi tersebut, AHRT menaruh harapan pada peningkatan performa Andi Farid, yang musim ini fokus memperkuat fisik sekaligus mengasah kemampuan berkendara. Status runner-up yang ia raih sebelumnya menjadi modal penting, tetapi juga menegaskan bahwa persaingan menuju gelar tidak akan mudah. Dengan persiapan yang lebih matang, Andi diharapkan mampu menjawab tantangan dan membawa AHRT ke posisi teratas di ASB1000.
Skuad Padat di SS600 dan AP250
Tak hanya di kelas utama, AHRT juga menurunkan kekuatan penuh di kategori lain. Tiga pembalap akan tampil di SS600, yakni M. Adenanta Putra, Rheza Danica Ahrens, dan Herjun Atna Firdaus. Ketiganya sama-sama membawa ambisi besar untuk bersaing di jalur juara dan menjaga nama AHRT tetap kompetitif di setiap seri ARRC.
Sementara itu, Fadillah Arbi Aditama menjadi andalan di kelas AP250 bersama Davino Britani. Kehadiran dua nama ini menunjukkan bahwa AHRT tetap serius membangun kedalaman tim, tidak hanya mengincar hasil di satu kelas, tetapi juga menyiapkan fondasi kuat dari level pembinaan hingga persaingan utama.
Talenta Muda AHRT Menembus Eropa dan Asia
Lini pembinaan AHRT juga bergerak ke panggung internasional. M.K Ramadhipa akan tampil di European Talent Cup bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team, sedangkan Veda Ega Pratama naik kelas ke Junior GP setelah menunjukkan performa menjanjikan di Red Bull Rookies Cup. Di Asia Talent Cup (ATC) 2025, AHRT menurunkan Davino Britani, Alvaro Hetta Mahendra, Muh Badly Ayatullah Massorong, dan Nelson Cairoli Ardheniansyah untuk bersaing dengan para pembalap muda dari Asia dan Oseania.
Di jalur pembinaan lain, AHRT juga memberi dukungan pada balap motocross melalui Arsenio Algifari yang menjadi duta Indonesia di Kejuaraan Nasional MX. Rangkaian program ini menegaskan bahwa Astra Honda tidak hanya mengejar podium, tetapi juga terus menyiapkan talenta Indonesia agar mampu bersaing di lintasan yang lebih besar dan lebih keras.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












