Quartararo Tak Mau Terjebak Ubah Setelan Berlebihan, Konsistensi Jadi Fokus Utama
Fabio Quartararo memilih menempuh jalan yang lebih tenang dalam memburu performa Yamaha Factory MotoGP. Alih-alih terus membongkar dan mengutak-atik motor M1 tanpa henti, ia kini menilai bahwa kunci kemajuan justru terletak pada pemahaman yang lebih rapi terhadap dasar set-up motor. Setelah melalui tes pramusim yang tidak berjalan sesuai harapan, Quartararo memang sempat frustrasi. Namun, pembalap asal Prancis itu tidak ingin larut terlalu lama dalam kekecewaan.
Set-up Motor Sudah Mulai Mengarah ke Titik yang Dicari
Quartararo mengaku penyesuaian pada motornya sudah dilakukan hingga ke detail kecil. Baginya, proses mencari performa bukan sekadar soal menambah perubahan, tetapi mengetahui kapan harus berhenti bereksperimen. Ia melihat terlalu banyak ubahan justru berisiko membuat arah pengembangan semakin kabur. Karena itu, jelang Grand Prix berikutnya, ia memilih mempertahankan basis yang sudah ada ketimbang kembali masuk ke fase coba-coba yang terlalu jauh.
Sikap ini juga menunjukkan bahwa Quartararo ingin membangun rasa percaya diri dari motor yang lebih stabil. Meski saat ini masih berada di belakang pembalap Pramac, Jack Miller, ia tetap yakin jarak tersebut bisa dipersempit seiring musim berjalan. Bagi Quartararo, hasil cepat memang penting, tetapi konsistensi performa jauh lebih bernilai untuk jangka panjang.
Fokus pada Dasar, Bukan Perubahan Tanpa Henti
Dalam pandangannya, memahami karakter mesin dan set-up dasar merupakan fondasi utama untuk kembali kompetitif. Quartararo menilai dirinya belum sepenuhnya menguji batas maksimal M1 sejauh ini, tetapi itu bukan alasan untuk terus memaksa perubahan besar. Ia justru ingin memaksimalkan apa yang sudah tersedia, lalu mengandalkan kemampuan berkendara untuk mengangkat hasil balapan.
Pendekatan itu juga menjadi cara Quartararo menjaga arah pengembangan tetap realistis. Dengan tidak terlalu banyak mengubah set-up, ia berharap bisa menemukan rasa yang lebih natural di atas motor dan mendapatkan cengkeraman yang lebih pas. Dari sana, performa yang lebih konsisten diharapkan mulai muncul, termasuk saat menghadapi seri-seri berikutnya seperti MotoGP Amerika.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.










