Berita  

Penyebab Raksasa Elektronik Panasonic PHK PHK 10.000 Karyawan

Raksasa elektronik asal Jepang, Panasonic, menetapkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 10.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan. Keputusan ini secara khusus akan mempengaruhi sekitar 4% dari total 230.000 karyawan perusahaan. Panasonic menjelaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk menghadapi tekanan ekonomi global dan perubahan dalam permintaan pasar, terutama di departemen penjualan dan nonproduksi.

Raksasa elektronik ini terkenal sebagai pemasok utama baterai untuk kendaraan listrik Tesla. Panasonic juga memiliki bisnis di sektor perumahan, energi, dan otomotif. Perusahaan berbasis di Osaka ini menjelaskan bahwa pemangkasan tenaga kerja akan dilakukan sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan di setiap negara tempat perusahaan beroperasi.

Panasonic telah menguraikan program reformasi manajemen untuk mengatasi berbagai masalah struktural yang dihadapi perusahaan. Target perusahaan adalah meningkatkan keuntungan setidaknya sebesar 150 miliar yen melalui inisiatif restrukturisasi yang sedang berlangsung.

Meskipun perusahaan mencatat penurunan laba bersih sebesar 17,5% pada tahun keuangan sebelumnya, mereka memproyeksikan penurunan laba bersih 15% untuk tahun ini. Panasonic juga menghadapi penurunan permintaan untuk kendaraan listrik (EV) di tengah perubahan lingkungan bisnis global.

CEO Panasonic Holdings, Yuki Kusumi, telah menyatakan bahwa pengurangan jumlah karyawan diperlukan agar perusahaan dapat tetap bersaing secara kompetitif. Meskipun langkah ini tergolong ekstrem, Kusumi menegaskan bahwa dalam sejarahnya, Panasonic telah melakukan ekspansi tenaga kerja secara bertahap selama periode yang menguntungkan.

Source link