Presiden RI Prabowo Subianto telah menegaskan sikapnya terhadap praktik kecurangan pangan yang merugikan rakyat. Dalam pidatonya di penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, beliau menyoroti penipuan beras oleh oknum pengusaha nakal yang mengoplos beras biasa dan menjualnya dengan harga premium. Prabowo menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius dan meminta aparat penegak hukum untuk segera bertindak tanpa pandang bulu. Beliau juga menegaskan bahwa praktik kecurangan ini menyebabkan kerugian ekonomi besar bagi negara, dengan estimasi kerugian tahunan mencapai seratus triliun rupiah. Menurut Prabowo, hal ini bukan hanya pelanggaran pasar, tetapi sudah mencapai tingkat ancaman serius terhadap stabilitas negara dan kesejahteraan rakyat. Beliau juga menekankan bahwa jika dana sebesar itu bisa dikelola untuk program sosial, maka potensi manfaatnya bagi bangsa akan sangat besar.
Prabowo Minta Jaksa Agung-Polri Usut Tipuan Beras: Ancaman untuk Rakyat
Read Also
Recommendation for You

Setelah menghadiri perayaan 80 tahun kemenangan perlawanan rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden…

Pertemuan antara Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di Beijing menghasilkan…

Pada tanggal 3 September, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menerima kunjungan dari Presiden Indonesia, Prabowo, di…

Pimpinan DPR telah merespons kekhawatiran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi mahasiswa lainnya. Mereka telah…

