Impian empat tahun latihan akhirnya terbayar bagi Farah Eldiba, perempuan muda asal Purwakarta, Jawa Barat, yang resmi dilantik menjadi perwira polisi oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Momen itu menjadi puncak dari perjalanan panjangnya menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian, sekaligus penanda bahwa kerja kerasnya selama ini benar-benar sampai di garis akhir.
Perjalanan Panjang yang Berujung di Istana Negara
Farah tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya saat menyampaikan terima kasih kepada para pembina, Polri, dan terutama ibunya yang disebutnya punya peran besar dalam setiap langkah yang ia ambil. Selama masa pendidikan, dukungan keluarga menjadi pegangan utama, terlebih doa dan dorongan sang ibu yang terus menguatkannya ketika proses terasa berat. Kini, saat resmi menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Farah menegaskan bahwa keberhasilannya bukan hasil perjalanan yang singkat.
Sang Ibu Menyaksikan Mimpi Itu Menjadi Nyata
Di sisi lain, sang ibu tak kuasa menahan campuran rasa bangga, bahagia, dan tak percaya ketika melihat putrinya berdiri tegak mengenakan seragam polisi. Ia mengaku berharap Farah tumbuh menjadi sosok aparat yang bermartabat, kuat, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Dalam suasana penuh haru, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas pelantikan tersebut, sembari menegaskan kebanggaannya karena Farah tidak menyerah mengejar cita-citanya.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


