Berita  

Tips Menarik untuk Meningkatkan Penjualan Saat Mal Ramai Pengunjung

Tren peningkatan okupansi pusat belanja atau mal pasca-pandemi covid-19 di Indonesia menjadi sorotan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Menurut Kepala Bidang Kepariwisataan & UMKM APPBI DKI Jakarta, Akub Sudarsa, terlihat adanya tren baru yang disebut ‘Rojali’ (rombongan jarang beli) dan ‘Rohana’ (rombongan hanya nanya). Meski mal ramai dengan kunjungan, namun pembelanjaan masih terbilang sepi karena fenomena tersebut.

Mal kini tidak hanya difungsikan sebagai tempat belanja, tetapi juga menjadi tempat rekreasi dan pertemuan. Akibatnya, tren ‘Rohana dan Rojali’ yang sudah ada sejak lama semakin terlihat. Dampak dari tren ini terlihat pada angka kunjungan yang tinggi namun omzet belanja yang rendah, sementara biaya operasional tetap tinggi. Meskipun demikian, sektor Food and Beverage (FnB) cukup diuntungkan dari kondisi tersebut.

Bagaimana dampak tren ‘Rohana dan Rojali’ terhadap pusat belanja dan bisnis ritel secara keseluruhan? Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menyimak dialog antara Andi Shalini dengan Kepala Bidang Kepariwisataan & UMKM APPBI DKI Jakarta, Akub Sudarsa dalam acara Power Lunch di CNBC Indonesia pada Jumat, 25 Juli 2025.

Source link