Berita  

Presiden Chile Umumkan Periode Berkabung Nasional 3 Hari

Presiden Chile Umumkan Tiga Hari Berkabung Nasional Usai Kecelakaan Tambang El Teniente

Presiden Chile Gabriel Boric menyatakan pemerintah akan mengejar keadilan bagi para penambang yang tewas dalam kecelakaan di tambang El Teniente milik Codelco. Pernyataan itu ia sampaikan pada Minggu (3/8), di tengah duka nasional atas insiden yang kembali menyorot keselamatan kerja di salah satu tambang tembaga terbesar di dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Boric juga mengumumkan tiga hari berkabung nasional sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Keputusan ini menegaskan bahwa tragedi di El Teniente bukan hanya persoalan operasional tambang, tetapi juga peristiwa yang berdampak luas bagi publik Chile.

Janji Keadilan dari Pemerintah

Boric menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan peristiwa ini berlalu tanpa pertanggungjawaban. Ia menempatkan penegakan keadilan sebagai prioritas, terutama bagi keluarga para penambang yang kehilangan anggota keluarganya dalam kecelakaan tersebut. Sikap itu sekaligus menjadi pesan bahwa negara akan ikut mengawasi proses penanganan kasus ini.

El Teniente Jadi Sorotan

Tambang El Teniente yang dikelola Codelco selama ini dikenal sebagai salah satu aset penting industri pertambangan Chile. Namun, kecelakaan yang menewaskan para penambang itu mengubah perhatian publik dari produksi ke keselamatan kerja. Dalam situasi seperti ini, sorotan tidak hanya tertuju pada penyebab insiden, tetapi juga pada standar perlindungan bagi pekerja di lapangan.

Informasi mengenai pernyataan Presiden Boric tersebut juga ditayangkan dalam program Autobizz CNBC Indonesia pada Selasa (05/08/2025).

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.