Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP RI) Fahri Hamzah sedang mempersiapkan kebijakan untuk mengkondisikan harga tanah guna membuat hunian lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurut Fahri, biaya tinggi dalam pembangunan hunian bukan disebabkan oleh konstruksi atau teknologi, melainkan oleh harga tanah yang tidak rasional. Oleh karena itu, stabilitas harga tanah harus diatur oleh pemerintah sesuai dengan yang diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945. Kontrol harga tanah dianggap kunci untuk mencapai keterjangkauan. Presiden Prabowo mendorong penggunaan tanah negara untuk menekan biaya. Fahri juga mengusulkan konsep sewa tanah jangka panjang dari pemerintah dengan biaya nol. Dia menunjukkan contoh proyek perumahan pilot dari Semen Indonesia Group yang hanya menghabiskan Rp 50 juta. Mantan Ketua Real Estate Indonesia (REI) 2019–2023, Paulus Totok Lusida, menambahkan bahwa pencapaian Program 3 Juta Rumah Pemerintah membutuhkan kerjasama yang erat antara pemerintah sebagai regulator, pengembang, bank, dan masyarakat. Sinkronisasi regulasi menjadi kunci penting. Dedek Prayudi, Staf Ahli Senior di Kantor Komunikasi Presiden (PCO), menekankan bahwa Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu prioritas paling vital bagi pemerintahan Prabowo. Sekitar 35 persen populasi Indonesia masih tinggal di rumah substandar, dan pemerintah berkomitmen untuk memberikan kemakmuran bagi semua lapisan masyarakat melalui program-program andalan dan kebijakan strategis. Setiap rupiah anggaran negara diarahkan untuk kesejahteraan rakyat melalui program-program nyata seperti makanan bergizi gratis, renovasi sekolah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan lainnya. Semua ini bertujuan memberikan manfaat riil bagi masyarakat.
Government Plans to Normalize Land Prices for Affordable Housing
Read Also
Recommendation for You

Setelah menghadiri perayaan 80 tahun kemenangan perlawanan rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden…

Pertemuan antara Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di Beijing menghasilkan…

Pada tanggal 3 September, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menerima kunjungan dari Presiden Indonesia, Prabowo, di…

Pimpinan DPR telah merespons kekhawatiran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi mahasiswa lainnya. Mereka telah…

