Berita  

Evakuasi Taiwan karena Topan Podul: 2000 Orang Dievakuasi

Lebih dari 2.000 orang di Taiwan sedang dalam proses evakuasi dari rumah mereka menjelang kedatangan Topan Podul. Badan Meteorologi Pusat (CWA) memperkirakan bahwa topan ini akan mendarat di sepanjang pantai tenggara, dan diharapkan akan mencapai pulau tersebut sebelum melintasi Selat Taiwan. Kecepatan angin yang diperkirakan di pusat badai berkisar 133 km/jam, dengan hembusan hingga 166 km/jam.

Wilayah yang terdampak paling signifikan diprediksi berada di wilayah timur Hualien dan Taitung, wilayah tengah Chiayi, wilayah selatan, dan pulau-pulau terpencil Kinmen. Peramal cuaca Chu Mei-lin menekankan bahwa semua orang harus waspada terhadap ancaman angin kencang dan hujan lebat dalam rentang waktu ini.

Evakuasi telah dimulai di beberapa wilayah yang berpotensi terdampak. Di Hualien, hampir 700 orang sedang dievakuasi, sementara di wilayah pegunungan selatan Kaohsiung, rencananya merelokasi sekitar 1.100 orang. Wilayah Kaohsiung dan Pingtung dapat mengalami hujan kumulatif 400-600 milimeter, sedangkan wilayah lain juga diprediksi akan menerima hujan yang tinggi.

Untuk menghadapi potensi dampak topan, sekitar 31.000 tentara telah siap membantu dalam persiapan serta upaya penyelamatan dan bantuan. Beberapa maskapai penerbangan lokal juga telah membatalkan penerbangan domestik untuk hari Rabu. Penting untuk dicatat bahwa sebagian besar wilayah Taiwan tengah dan selatan masih dalam tahap pemulihan setelah badai sebelumnya, yaitu Topan Danas.

Perubahan iklim yang disebabkan oleh ulah manusia telah menciptakan pola cuaca yang lebih ekstrem, meningkatkan kemungkinan terjadinya banjir yang merusak. Taiwan, yang sering kali dilanda badai tropis antara bulan Juli hingga Oktober, terus memperkuat sistemnya untuk menghadapi bencana alam dengan harapan dapat meminimalisir kerugian yang ditimbulkan.

Source link