Yamaha telah resmi memperpanjang kontrak dengan pembalap Australia, Jack Miller, hingga 2026. Kesepakatan ini diumumkan setelah pertemuan antara Miller, manajernya Aki Ajo, dan perwakilan tim Yamaha di Balaton Park. Dengan perpanjangan kontrak ini, Miller akan menjadi bagian dari line-up tim Italia bersama rookie Toprak Razgatlioglu pada musim depan.
Sebagai mantan pembalap Ducati dan KTM, Miller akan membawa pengalaman berharga dalam mengendarai prototipe bertenaga V4 milik Yamaha. Meskipun Yamaha saat ini masih menggunakan mesin empat silinder segaris, mereka sedang mengerjakan motor V4 baru untuk debut pada tahun 2026.
Perpanjangan kontrak antara Yamaha dan Miller dipicu oleh ultimatum yang diajukan oleh pembalap Australia tersebut. Miller telah menyatakan bahwa jika dia tidak mendapatkan jawaban cepat tentang masa depannya, dia akan menerima tawaran dari tim lain, termasuk BMW yang tertarik menjadikannya pengganti Razgatlioglu di WorldSBK.
Dalam pertemuan di Yamaha, Miller dan manajernya menerima tawaran perpanjangan kontrak dari bos Yamaha, Paolo Pavesio, dan manajer tim Pramac, Gino Borsoi. Langkah ini akan memaksa Yamaha untuk memberlakukan klausul performa dalam kontrak Miller, seperti yang telah dilakukan pada kontrak Miguel Oliveira.
Meskipun ada spekulasi tentang pembalap lain seperti Manuel Gonzalez, pembalap Moto2 asal Spanyol yang saat ini memimpin klasemen, Yamaha memutuskan untuk memperpanjang kontrak dengan Miller. Saat ini, Miller menempati posisi ke-17 dalam klasemen MotoGP dengan hasil terbaiknya adalah posisi kelima di Amerika Serikat dan terburuknya adalah posisi ke-18 di Austria.
Dengan perpanjangan kontrak ini, Yamaha dan Jack Miller telah menetapkan tujuan bersama untuk meraih kesuksesan pada musim-musim mendatang di kejuaraan MotoGP.












