Pada masa lanjut usia, sebagian orang kerap menunjukkan perilaku yang mirip dengan anak-anak, mulai dari sifat emosional, mudah lupa, hingga ketergantungan pada orang lain. Fenomena ini erat kaitannya dengan penurunan fungsi kognitif dan kondisi kesehatan yang menyertai proses penuaan. Faktor psikologis serta kondisi kesehatan turut mempengaruhi proses tersebut. Alasan psikologis yang membuat lansia sering kali bersikap seperti anak-anak, misalnya rasa kesepian, butuh perhatian lebih, emosi yang mudah meningkat, dan merasa kehilangan peran. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa frustrasi dan menyebabkan perubahan perilaku, terutama saat rasa bosan melanda. Seiring bertambahnya usia, beberapa lansia berperilaku layaknya anak-anak dengan mencari cara agar mendapatkan perhatian keluarga. Sama halnya dengan anak-anak, kenyamanan emosional bagi lansia bisa diperoleh melalui perhatian khusus, kata-kata yang menenangkan, serta sentuhan penuh kasih, seperti pelukan. Banyak lansia merasa kehilangan peran sebagai orang tua atau figur utama di keluarga, sehingga mencari cara untuk menunjukkan bahwa keberadaan mereka masih penting. Perilaku tersebut wajar terjadi selama proses penuaan, namun penting bagi keluarga untuk memahami kondisi ini agar dapat memberikan dukungan emosional, perhatian, serta ruang bagi lansia untuk tetap merasa dihargai dan memiliki peran berarti dalam kehidupan sehari-hari.
Psikologi Lanjut Usia: Alasan Lansia Mirip Anak Kecil
Read Also
Recommendation for You

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Sebelum Tidur Jakarta – Memilih makanan sebelum tidur perlu…

Kulit Gatal Setelah Pakai Jam Tangan? Ini Penyebab dan Solusinya Beberapa orang mungkin mengalami kulit…

Stevia, Pemanis Alternatif yang Semakin Populer Stevia semakin populer sebagai alternatif pengganti gula bagi mereka…

Kaki Gatal: Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan Merasa kaki gatal adalah keluhan yang sering dialami banyak…








