Alvaro Bautista menutup akhir pekan WSBK Estoril dengan hasil yang cukup solid, meski jauh dari sorotan utama perebutan gelar. Pembalap Aruba.it Ducati itu berhasil naik podium dan mengamankan posisi ketiga di setiap balapan, sebuah capaian yang terasa spesial karena untuk pertama kalinya musim ini ia memulai lomba dari baris terdepan. Hasil itu juga membawanya naik dalam klasemen, tepat di belakang Toprak Razgatlioglu dan Nicolo Bulega.
Podium yang jadi batas maksimal Bautista
Bagi Bautista, finis P3 di Estoril bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga penegasan bahwa dirinya masih kompetitif di level tertinggi. Ia mengaku senang bisa menutup fase kedua bersama tim Aruba dengan hasil seperti ini. Namun, pembalap Spanyol tersebut juga realistis: dengan kondisi saat ini, podium ketiga adalah hasil terbaik yang bisa ia raih.
Meski sudah mengoleksi dua gelar juara dunia, Bautista tidak menutupi bahwa balapan kali ini berjalan sesuai batas kemampuannya. Ia tidak memaksakan target berlebihan dan memilih fokus pada konsistensi, bukan mengejar sesuatu yang di luar jangkauan.
Bautista tak ingin dicap membantu Bulega
Di tengah persaingan gelar WSBK 2025, Bautista juga menegaskan bahwa tak ada pembalap Ducati yang bisa secara langsung membantunya mengantar Nicolo Bulega ke titel juara. Menurutnya, setiap pebalap di lintasan tetap bertarung untuk kepentingan masing-masing. Dalam kasus Bautista, tujuan utamanya di Estoril adalah finis ketiga, bukan memainkan peran sebagai pendukung dalam perebutan gelar.
Pernyataan itu muncul di tengah situasi panas yang turut melibatkan komentar Toprak Razgatlioglu soal tingkat kesopanan dan respek di lintasan. Bautista menanggapi dengan tenang, menekankan bahwa balapan selalu punya dinamika berbeda saat helm sudah terpasang dan lampu start padam. Baginya, yang terpenting saat ini adalah menjaga posisinya sendiri dan tetap kompetitif hingga akhir musim.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












