Berita  

Ekonomi Indonesia Unggul di G20, Menaklukkan China & Arab Saudi

Ekonomi Indonesia Paling Tumbuh di G20 pada Kuartal III-2025, Ini Tantangan Menjaga Lajunya

Indonesia kembali mencatat capaian yang menonjol di tengah perlambatan banyak ekonomi besar dunia. Pada kuartal III-2025, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,04% secara tahunan atau year on year (yoy), serta 1,43% secara kuartalan (quarter to quarter/qtq). Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara anggota G20 dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada periode tersebut, melampaui China dan Arab Saudi.

Capaian yang Menjadi Sorotan di Tengah Tekanan Global

Di saat sejumlah negara masih berhadapan dengan tekanan eksternal dan ketidakpastian ekonomi, kinerja Indonesia justru menunjukkan ketahanan yang cukup kuat. Pertumbuhan 5,04% yoy pada kuartal III-2025 menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi domestik masih bergerak positif, meski tantangan untuk menjaga momentum tetap terbuka lebar.

Pemerintah sendiri terus mendorong berbagai langkah agar tren pertumbuhan ini tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa naik menuju target 8%. Upaya tersebut menjadi penting karena mempertahankan laju ekonomi yang stabil di level di atas 5% bukan perkara mudah, terlebih jika dikaitkan dengan kondisi global yang masih fluktuatif.

Target 8% Masih Jauh, Tapi Momentum Dinilai Penting

Diskusi soal capaian ekonomi Indonesia dan arah kebijakan ke depan turut dibahas dalam program Closing Bell CNBC Indonesia. Dalam perbincangan tersebut, Safrina Nasution selaku Managing Editor CNBC Indonesia hadir bersama Muhammad Iqbal dan Maikel Jefriando untuk mengulas arti penting angka pertumbuhan ini serta langkah yang perlu ditempuh agar kinerja ekonomi tetap terjaga.

Fokus pembahasan tidak hanya tertuju pada posisi Indonesia yang unggul di G20, tetapi juga pada pekerjaan rumah yang masih menanti. Pertumbuhan yang tinggi dalam satu kuartal belum cukup bila tidak diikuti konsistensi pada kuartal berikutnya. Karena itu, menjaga konsumsi, investasi, dan daya tahan sektor riil menjadi bagian penting dari strategi mempertahankan performa ekonomi nasional.

Menjaga Kinerja Agar Tidak Sekadar Jadi Kabar Baik Sesaat

Angka pertumbuhan 5,04% memang patut diapresiasi, namun capaian tersebut juga menjadi pengingat bahwa tantangan berikutnya justru lebih berat: memastikan ekonomi tetap bergerak di jalur yang sehat dan berkelanjutan. Dengan target 8% yang masih dikejar, pemerintah dan pelaku ekonomi dituntut menjaga momentum agar capaian kuartal III-2025 tidak berhenti sebagai pencapaian sesaat.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.