Duo McLaren tengah memperebutkan gelar F1 2025 dengan ketat sepanjang musim. Dalam balapan penentuan di GP Abu Dhabi, Norris berhasil menyegel gelar juara pertamanya setelah finis di urutan ketiga di belakang pembalap Australia dan juara balapan, Max Verstappen. Norris berhasil mengalahkan Verstappen hanya dengan selisih dua poin, sementara Piastri berada 13 poin di belakangnya, dalam pertarungan kejuaraan yang sangat kompetitif. Ini berbeda dengan era dominan McLaren sebelumnya yang dipimpin oleh Ayrton Senna dan Alain Prost.
Ketika ditanya apakah dinamika antara Norris dan Piastri akan berubah, Piastri merasa bahwa tidak akan ada perubahan signifikan. Meskipun Norris telah menjalani musim yang luar biasa, Piastri merasa tidak ada yang akan berubah. McLaren, dengan pendekatan yang fair, tidak menunjuk pembalap nomor satu dan dua seperti tim lainnya. Kedua pembalap dengan senang hati mematuhi peraturan tim, tanpa adanya konflik yang besar di antara keduanya. Inilah yang membedakan McLaren dengan tim lain, mempertahankan keadilan di antara pembalapnya.
Selain itu, McLaren juga mempertahankan gelar kejuaraan konstruktor mereka di Singapura, menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim. Norris dan Piastri telah saling mendorong satu sama lain hingga batasnya, menjadi pembalap yang lebih baik di akhir musim. Diskusi terbuka di antara mereka juga telah memperkuat kerja sama dan memastikan bahwa keduanya memiliki kesempatan yang sama untuk memperebutkan gelar juara dunia. Atas semua itu, kedua pembalap yakin bahwa mereka telah memberikan yang terbaik dan siap untuk menatap musim yang akan datang dengan semangat yang sama.












