Berita  

Banjir di Padang Pariaman Mengakibatkan Kerusakan Infrastruktur

Proses penanganan pascabanjir di Kecamatan Lubuk Alung dan Kecamatan Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatra Barat, terus membaik. Sejumlah 200-unit Huntara dan Hunian Tetap telah disiapkan untuk korban bencana. Namun, dampak banjir yang melanda daerah tersebut cukup merusak, dengan 9 orang meninggal dunia dan penemuan 37 jenazah non-warga sekitar. Infrastruktur seperti jembatan, jalan, irigasi, dan sistem PDAM juga mengalami kerusakan parah.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyebutkan bahwa bencana banjir dan tanah longsor telah membuat pembangunan daerah tersebut mundur hingga 20 tahun. Lahan pertanian seluas 2.400 hektare juga tidak dapat ditanami kembali akibat kerusakan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan banjir di Sumatra Barat, dapat dipantau melalui dialog antara Bupati Agam, Benni Warlis, dan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, yang disiarkan dalam acara Nation Hub di CNBC Indonesia pada Jumat, 19 Desember 2025.

Source link