Masa tua bersama pasangan adalah impian banyak orang, tetapi realitanya tidak selalu membawa kebahagiaan. Gray divorce, istilah untuk perceraian pasangan usia 50 tahun ke atas, semakin populer sebagai fenomena sosial. Penelitian menunjukkan bahwa perceraian di masa tua dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sindrom anak-anak dewasa meninggalkan rumah, masalah finansial, ketidaksetiaan, masalah kesehatan, renggangnya hubungan, ekspektasi yang berubah, dan berkurangnya stigma negatif terhadap perceraian. Para peneliti menyebutkan bahwa perubahan prioritas hidup di masa tua sering kali menjadi pemicu perceraian, termasuk perbedaan minat dan nilai kehidupan yang sulit disatukan serta ketidakhadiran kebahagiaan dalam pernikahan. Di sisi lain, pentingnya menjaga kebahagiaan diri sendiri dan mandiri dalam finansial juga menjadi faktor yang mendukung para pasangan lansia untuk memilih jalan keluar dari pernikahan yang tidak lagi membawa kebahagiaan. Dalam kajian tersebut, istilah gray divorce semakin terkenal di kalangan peneliti dan masyarakat, yang menggambarkan realitas perpisahan di usia senja.
Perceraian di Masa Usia Lanjut: Mengenal Gray Divorce
Read Also
Recommendation for You

Belanja online di Shopee memang memberikan kemudahan dan beragam pilihan produk kepada pembeli. Namun, seringkali…

Selama bulan Ramadhan, aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat dengan permintaan yang melonjak untuk berbagai kebutuhan…

Kasus child grooming kembali mencuat dan menjadi viral di media sosial belakangan ini, menimbulkan kekhawatiran…

Child grooming merupakan tindakan manipulatif yang dilakukan oleh orang dewasa untuk membangun hubungan emosional dengan…








