Red Bull dan Racing Bulls telah melampaui pesaingnya dan menjadi tim pertama yang memperkenalkan desain mobil balap untuk musim Formula 1, dengan perhatian utama tertuju pada tim utama. Desain Red Bull RB22 ini tidak hanya menarik perhatian karena ekspektasi yang tinggi, tetapi juga karena penghormatan terhadap masa lalu dengan membawa kembali warna ‘biru elektrik’ dari masa kejayaan Sebastian Vettel. Laurent Mekies, prinsipal tim, menjelaskan bahwa perubahan kecil namun penting ini merupakan awal babak baru bagi tim, khususnya setelah bermitra dengan Ford.
Max Verstappen, juara dunia Formula 1 empat kali, tetap menjadi pembalap utama dalam era baru Red Bull, namun kursi kedua akan diduduki oleh Isack Hadjar setelah penampilan suksesnya sebagai pembalap baru di Racing Bulls tahun sebelumnya. Verstappen menyambut dekorasi baru untuk musim 2026 dengan antusiasme, menyebutnya spektakuler, elegan, dan retro. Dia merasa terkesan dengan kesan yang cerah dan menyukainya. Hadjar juga merasa puas dan bersemangat karena kesempatan untuk menyaksikan dan mengendarai mobil baru lebih cepat dari yang diharapkan.
Kedua pembalap pun tidak ragu dalam mengungkapkan kebahagiaan mereka terhadap desain mobil Red Bull yang baru. Verstappen merasakan nostalgia dari kenangan lama, sementara Hadjar sangat bersemangat menyambut kenyataan bahwa balapan untuk Red Bull telah menjadi kenyataan baginya. Desain mobil yang baru dan tradisional menimbulkan kesan yang mengesankan bagi keduanya dalam mengawali musim balap Formula 1. Semua ini memperkuat Keyakinan mereka bahwa Red Bull bersiap untuk menghadapi tantangan baru di lintasan balap.










