Marc Marquez menjadi sorotan utama dalam acara peluncuran tim Ducati untuk musim 2026. Dalam tahun peringatan ke-100 merek tersebut dan bertujuan untuk mempertahankan gelar juara, pembalap Spanyol ini akan mengejar gelar juara dunia kesepuluhnya. Meskipun fokus utamanya adalah menjuarai kembali, Marquez juga menekankan pentingnya kebahagiaan, baik di dalam maupun di luar lintasan, yang telah dia pelajari sejak tahun lalu.
Dalam wawancaranya, Marc Marquez mengatakan bahwa tidak ada obsesi untuk meraih gelar kesepuluh, namun ia memiliki tujuan yang jelas. Sepanjang perjalanan karier MotoGP-nya, Marquez merasa memiliki tanggung jawab dan tekanan untuk mencapai kesuksesan. Ia juga menyoroti pentingnya mempersiapkan diri sebaik mungkin, terutama dalam menghadapi persaingan dari pembalap lain seperti Francesco Bagnaia, Alex Marquez, dan Marco Bezzecchi, di samping tim rival seperti Aprilia dan KTM.
Meskipun mengalami cedera dan operasi, Marc Marquez menyatakan bahwa proses pemulihannya berjalan dengan baik. Dalam menjalani rangkaian tes pramusim, Marquez berusaha meningkatkan kemampuan teknis dan fisiknya. Selain itu, dia juga membicarakan kemungkinan perpanjangan kontrak dengan Ducati untuk tahun-tahun mendatang. Meskipun belum memberikan kepastian, Marquez menyebut bahwa perpanjangan kontraknya dengan Ducati telah mencapai tahap yang cukup positif.
Dalam konteks rekan setim di Ducati, Marc Marquez menekankan bahwa kesejahteraan dan kebahagiaannya di tim adalah hal yang penting baginya. Mengenai siapa yang akan menjadi rekannya pada 2027, Marquez menyatakan bahwa hal ini akan dipertimbangkan dengan serius dan berdasarkan kebutuhan proyek serta masa depannya. Meskipun diisukan akan berduet dengan Pedro Acosta, Marquez tidak memberikan konfirmasi pasti. Karena fokusnya saat ini adalah kembali meraih gelar juara dan menjaga keseimbangan emosional dalam tim.












