Berita  

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan: Langkah Penegakan Hukum Berani

Pada acara World Economic Forum Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto berbicara tentang upaya pemerintahannya dalam menertibkan dan menguasai kembali lahan seluas 4,09 juta hektar. Lahan ini dikuasai kembali dari perusahaan-perusahaan sawit yang melanggar peraturan. Prabowo juga menjelaskan bahwa sidang kabinet telah dilakukan melalui Zoom dari London. Di hadapan para tamu WEF 2026, Prabowo menyampaikan bahwa 28 perusahaan kehilangan lisensi atau izin pengelolaan seluas 1,01 juta hektar hutan karena melanggar hukum. Langkah ini disebut sebagai penegakan hukum yang paling berani dalam sejarah Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut terdiri dari 22 perusahaan PBPH Hutan Alam dan Hutan Tanaman, serta 6 perusahaan di sektor tambang, perkebunan, dan PBPHHK. Prabowo menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan karena perusakan lingkungan yang terjadi akibat aktivitas ilegal di hutan lindung.

Source link