Berita  

Sulap Sampah Menjadi Listrik: Kontribusi 13% Pengurangan Sampah di RI

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengungkapkan bahwa proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WTE) hanya berkontribusi 13% dari pengelolaan sampah di Indonesia. Meski proyek ini telah menelan biaya yang signifikan, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahwa skema Waste to Energy hanya mampu menyelesaikan sebagian kecil dari total sampah yang dihasilkan setiap harinya di Indonesia. Untuk menangani masalah sampah secara menyeluruh, diperlukan kombinasi pendekatan teknologi dan proyeksi anggaran besar untuk membangun fasilitas pengolahan sampah yang memadai di seluruh Indonesia. Meskipun kontribusi proyek Waste to Energy belum optimal, pemerintah terus melanjutkan proyek ini di beberapa kota besar yang memiliki potensi sampah besar untuk dikelola. Namun, beberapa wilayah terbesar seperti Jakarta dan Bandung masih belum siap untuk mengimplementasikan proyek Waste to Energy meski memiliki potensi timbulan sampah yang masif.

Source link