Berita  

Proyeksi Perdagangan Komoditas Emas Melonjak ke Rp 118,9 T pada 2025

CNBC Indonesia telah mengadakan Gold Outlook 2026 untuk membahas masa depan emas dan ekosistemnya di Indonesia. Dalam acara tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, membahas pengembangan Bullion Bank yang diharapkan dapat memaksimalkan peran cadangan emas dalam mendorong ekonomi nasional. Regulator seperti OJK juga telah memastikan upaya untuk memperkuat sinergi produk emas dalam ekosistem emas untuk mendorong transaksi dan aktivitas ekonomi di Indonesia.

Pegadaian, sebagai Bullion Bank, juga memberikan komitmen untuk mengembangkan produk deposito emas, tabungan emas, dan layanan pembiayaan modal kerja emas. Sementara itu, Bappepti mencatat perkembangan pesat dalam perdagangan emas fisik, terutama melalui layanan transaksi emas melalui e-Commerce yang mencapai volume transaksi yang signifikan. Bank Syariah Indonesia juga telah mengungkapkan strategi untuk mengembangkan perdagangan emas syariah di Indonesia dengan menjamin ketersediaan fisik emas dalam setiap transaksi sesuai dengan prinsip syariah.

Selengkapnya mengenai diskusi para pemangku kepentingan tentang masa depan emas dan ekosistemnya dapat ditemukan dalam Gold Outlook 2026 yang diadakan oleh CNBC Indonesia pada 30 Januari 2026.

Source link