Ferrari sedang menargetkan penampilan yang kuat di Sakhir setelah melihat hasil yang positif selama uji coba di Barcelona. SF-26, hasil dari evaluasi teliti direktur teknik Loic Serra, siap untuk debutnya dengan paket pembaruan pertama di Bahrain. Lewis Hamilton berhasil mendominasi lima hari uji coba di Catalunya, meskipun fokus tim bukanlah tentang kecepatan melainkan pengumpulan data tentang integrasi mesin dan sasis.
Charles Leclerc dan tim Ferrari merasa optimis setelah menemukan korelasi yang baik antara trek dan wind tunnel. Pembaharuan simulator sebelumnya juga memberikan respons yang lebih akurat bagi pembalap. Pada sesi kedua di Bahrain, perkembangan SF-26 akan diuji lebih lanjut. Kinerja power unit 067/6 telah mengesankan, tetapi tes kualifikasi akan menjadi penentu utama.
Tim Ferrari juga mengonfirmasi kedatangan Guillaume Dezoteux dari Racing Bulls untuk memperkuat staf dalam operasi sehari-hari. Desain SF-26 yang inovatif menampilkan airbox segitiga yang memaksimalkan aliran udara ke radiator. Meskipun tidak menggunakan S-duct seperti tahun-tahun sebelumnya, mobil ini memiliki peningkatan pada sistem pendingin.
Dengan mesin yang dirancang untuk beroperasi pada suhu tinggi, Ferrari berharap mobil ini akan lebih ramping dan efisien secara aerodinamis. Dengan begitu, SF-26 diharapkan menjadi pesaing kuat di musim balap mendatang.












