Berita  

Alasan Warga Indonesia Malas Beli Mobil Listrik Bekas

Pasar mobil listrik bekas di Indonesia masih sangat kecil, meskipun banyak merk kendaraan listrik baru bermunculan. Menurut Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, mobil listrik hanya menyumbang 1% dari total transaksi kendaraan bekas di platform mereka, dengan kontribusi terbesar berasal dari Wuling Air EV. Agung menyebut bahwa sulitnya transaksi mobil listrik bekas disebabkan oleh kurangnya akses pembiayaan kredit yang bersedia melayani permintaan tersebut.

Tidak adanya perusahaan penyedia kredit yang mau membiayai pembelian mobil listrik bekas disebabkan oleh kekhawatiran terhadap nilai jual kembali kendaraan tersebut. Agung menjelaskan bahwa sekitar 50% konsumen OLXmobbi biasanya membeli mobil bekas dengan skema kredit, sehingga tidak bisa menggunakan skema kredit bisa mengurangi potensi pembeli mobil listrik bekas. Selain itu, faktor lain yang memengaruhi rendahnya minat pembeli adalah masa garansi yang berakhir ketika mobil listrik berpindah kepemilikan.

Meskipun harga mobil listrik bekas sudah turun drastis, permintaan tetap rendah. Agung menyoroti penurunan harga strategis untuk 2.000 unit pertama mobil listrik baru, namun hal tersebut tetap tidak mempengaruhi minat beli terhadap mobil listrik bekas. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik bekas di Indonesia masih memiliki banyak tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan minat dan transaksi.

Source link