Berita  

Kim Jong Un Terpilih Kembali Sebagai Presiden Korut: Peninjauan Mendalam

Kim Jong Un, pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut), telah kembali terpilih sebagai presiden komisi urusan negara setelah meraih dukungan mayoritas dari anggota badan legislatif. Sidang pertama Majelis Rakyat Tertinggi (SPA) Republik Demokratik Rakyat Korea menghasilkan pemilihan Kim Jong Un sebagai Presiden Urusan Negara Republik Demokratik Korea dengan dukungan 99,93% suara. Proses pemungutan suara ini melibatkan 687 wakil rakyat dan warga Korut di atas usia 17 tahun dengan tingkat partisipasi sebesar 99,99%.

Setelah terpilih kembali, Kim Jong Un menegaskan bahwa negaranya akan terus diperkuat dengan persenjataan nuklir, memastikan status Korut sebagai negara bersenjata nuklir tetap utuh. Dalam pidatonya di gedung parlemen, Pyongyang, Kim Jong Un membahas berbagai isu, mulai dari senjata nuklir, kebijakan pertahanan, hingga hubungan dengan Korea Selatan. Terkait ekonomi, Kim Jong Un menyatakan target untuk meningkatkan output industri hingga 1,5 kali lipat dalam periode rencana lima tahun mendatang.

Meski Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung telah berulang kali mengajukan dialog tanpa prasyarat, Kim Jong Un tetap menekankan persiapan Korut untuk menghadapi Korsel yang dianggap sebagai negara yang paling bermusuhan. Kim Jong Un menargetkan Seoul tanpa ampun bila ada tindakan yang merugikan Korut, mengabaikan upaya dialog yang diajukan.

Di tengah harapan Kim Jong Un untuk menguatkan posisi Korut sebagai negara bersenjata nuklir, ia juga menekankan peningkatan dalam sektor industri untuk mencapai target ekonomi yang ambisius. Dukungan dari badan legislatif Korut ini merupakan bagian dari proses keputusan politik yang menguatkan posisi Kim Jong Un sebagai pemimpin negara tersebut.

Source link