5 Reasons why {Not how it should be} is a Problem

Pada balapan di Suzuka, efek yoyo sedikit kurang ekstrim dibandingkan dengan balapan pembuka musim di Melbourne, meskipun gambaran keseluruhan masih belum benar-benar memuaskan bagi semua pembalap. Lando Norris akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kelima dan melihat kinerja Oscar Piastri sebagai tanda bahwa McLaren membuat kemajuan signifikan. Namun, balapan secara keseluruhan membuat juara dunia bertahan jauh dari puas.

Norris merasa frustasi dengan fakta bahwa seringkali dia merasa tidak berdaya di balik kemudi, terutama ketika menggunakan mode overtake dan dalam jarak satu detik dari mobil di depannya. Ini membuatnya sulit untuk melampaui lawan tanpa langsung disalip kembali di jalur lurus utama. Norris menyatakan bahwa kendali yang sedikit itu tidak sesuai dengan harapannya sebagai seorang pembalap.

Max Verstappen juga merasakan hal yang serupa di Sirkuit Suzuka. Menurut pembalap asal Belanda itu, layout Suzuka sekali lagi memperlihatkan seberapa sulitnya bagi pembalap untuk melakukan aksi overtake tanpa langsung terancam oleh serangan balik dengan baterai yang kosong. Problem ini terkait dengan urutan grid dan kurangnya lapangan untuk mengisi ulang baterai, yang menjadikan penggunaan battery secara efisien sangat sulit.

Ini berarti para pembalap tidak bisa lagi melakukan overtake di tempat-tempat yang biasanya mereka lakukan, sehingga keseluruhan gambaran yang terjadi di Suzuka tentu tidak memuaskan bagi Norris. Dia berharap FIA bisa melakukan perbaikan untuk memastikan balapan tidak hanya terlihat bagus di TV tetapi juga memberikan pengalaman balapan yang autentik bagi pembalap di dalam mobil.

Source link