Berita  

Warga Murka: Harga Bensin Mahal, Ekonomi Terancam

Pemerintah Kenya Bertindak Atasi Mogok Kerja Akibat Harga BBM

Pemerintah Kenya saat ini tengah berupaya meredam aksi mogok kerja massal operator transportasi yang sempat mengganggu aktivitas ekonomi di beberapa kota besar negara tersebut. Hal ini terjadi setelah adanya protes warga terkait penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) yang kemudian berujung pada kerusuhan dan korban jiwa.

Kesepakatan Dicapai Setelah Konsultasi dengan Perwakilan Transportasi

Menteri Dalam Negeri Kenya, Kipchumba Murkomen, mengungkapkan bahwa pemerintah telah berhasil mencapai kesepakatan untuk menghentikan sementara aksi mogok tersebut. Kesepakatan tersebut terjadi setelah pemerintah berdiskusi dengan perwakilan transportasi umum di negara tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah Kenya berkomitmen untuk melakukan negosiasi di tingkat yang lebih tinggi dalam satu minggu ke depan guna mencari solusi atas permasalahan harga energi yang menjadi tuntutan para pengunjuk rasa.

Kebijakan Penurunan Harga Solar dan Teguran dari Menteri Energi

Sebelumnya, Kementerian Energi Kenya telah mengumumkan kebijakan penurunan harga solar guna meringankan beban konsumen menjadi 242 shilling per liter. Meskipun demikian, harga bensin tetap dipertahankan di level 214 shilling per liter yang dianggap masih terlalu tinggi oleh para operator transportasi.

Menteri Energi Kenya, Opiyo Wandayi, menegaskan bahwa pemerintah akan tetap responsif terhadap keluhan konsumen terkait harga bensin. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada operator transportasi atas kesediaan mereka untuk menunda aksi mogok sebagai bentuk kerjasama dalam menyelesaikan masalah yang terjadi.

Untuk diketahui, kenaikan harga BBM tidak hanya terjadi di Kenya, tetapi juga di banyak negara Afrika lainnya akibat dampak konflik di Timur Tengah yang mempengaruhi jalur distribusi minyak di Selat Hormuz. Meskipun gencatan senjata telah terjadi, harga minyak dunia tetap tinggi karena blokade pada jalur pasokan global yang masih berlangsung.

Menteri Dalam Negeri Kipchumba Murkomen menegaskan bahwa negosiasi tingkat lanjut akan dilakukan dalam waktu seminggu ke depan guna menemukan solusi yang tepat atas tuntutan para warga terkait harga BBM.

Source link