Berita  

Prabowo Rencanakan Bangun 100 GW PLTS: Butuh Lahan di Jaksel

Prabowo Subianto Berencana Membangun PLTS 100 GW

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto memiliki rencana untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 Giga Watt (GW). Proyek raksasa ini membutuhkan lahan seluas 24.000 hektare (ha) yang hampir dua kali lipat luas Jakarta Selatan.

Ketersediaan Lahan Menjadi Faktor Kunci

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa ketersediaan lahan menjadi faktor krusial dalam percepatan realisasi program PLTS 100 GW. Bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), pihaknya telah mengidentifikasi lokasi yang sesuai untuk proyek ini.

“Ketersediaan lahan berdasarkan identifikasi yang kita lakukan bersama antara Kementerian SDM dengan Kementerian ATR BPN di Pulau Jawa sudah tersedia sekitar 24.000 hektare,” kata Yuliot.

Percepatan Implementasi Proyek

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan regulasi yang diperlukan untuk mempercepat implementasi proyek PLTS 100 GW. Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) sedang dirampungkan untuk mengatur pembangunan pembangkit listrik tenaga surya ini.

“Kementerian ESDM lagi menyelesaikan rancangan peraturan presiden untuk percepatan pembangunan PLTS 100 GW,” tambah Yuliot.

Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa pemerintah akan memaksimalkan pemanfaatan listrik dari energi surya dalam tiga tahun ke depan dan mencapai target 100 GW pada 2029. Hal ini dilakukan sebagai langkah transisi ke energi hijau yang mendesak direalisasikan.

Prabowo juga menjelaskan bahwa situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan ketidakpastian strategis bagi keamanan energi Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya mengamankan pasokan energi melalui pemanfaatan sumber daya domestik termasuk energi surya, panas bumi, dan bahan bakar nabati.

Source link