Kimi Antonelli: The Next Ayrton Senna? Monaco GP Qualifying Analysis

Martin Brundle Puji Kimi Antonelli Jelang Grand Prix Monaco

Martin Brundle, komentator Sky Sports Formula 1 dan mantan pembalap, memberikan pujian mendalam pada Kimi Antonelli dari tim Mercedes. Ia menggambarkan Antonelli dengan membandingkannya dengan juara tiga kali Ayrton Senna setelah sesi kualifikasi Monaco yang mengesankan. Antonelli, yang saat ini memimpin klasemen pembalap dengan selisih 43 poin atas rekan setimnya George Russell, berhasil merebut posisi pole pada menit terakhir kualifikasi di jalanan Monte Carlo pada Sabtu 6 Juni.

“Sesi Kualifikasi Terbaik yang Pernah Saya Komentari,” Ujar Brundle

“Itu merupakan salah satu kualifikasi terbaik yang pernah saya komentari,” tutur Brundle di Sky Sports F1. “Serangan balik, pembalap yang tampaknya akan merebut pole seperti Charles Leclerc, kemudian dia malah menabrak pagar. Sesi itu memiliki segalanya.” Brundle menambahkan, menyerupai pembalap Mercedes dengan Senna yang dikenal sebagai ‘Master of Monaco’: “Antonelli membuat lebih sedikit kesalahan dibanding siapapun di bagian depan grid. Ini sungguh mengesankan. Ia membuat saya teringat akan Senna.”

Dari 10 start balapan di Monaco, Senna memastikan enam kemenangan bersejarah (1987, 1989, 1990, 1991, 1992, 1993), delapan kali finis di podium, lima pole position, dan empat putaran tercepat.

Ayrton Senna, McLaren hugs a mechanic

Antonelli bersaing Ketat dengan Verstappen, Hamilton, dan Leclerc

Menyusul Antonelli di baris depan grid Grand Prix Monaco adalah juara empat kali Max Verstappen, sementara juara tujuh kali Lewis Hamilton dan rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, menempati baris kedua di posisi ketiga dan keempat.

“Tidak mudah untuk tertidur karena saya masih memiliki banyak adrenalin, tetapi saya berhasil tidur dengan baik,” kata Antonelli saat parade pembalap sebelum balapan. “Itu adalah momen hebat kemarin namun hari ini adalah hari lain dan kita masih harus mengeksekusi balapan. Saya memiliki dua lawan yang sangat tangguh. Lawan terdekat saya adalah Max dan saya tahu dia akan membuat hidup saya sangat sulit, jadi saya harus mencoba tetap tenang dan konsisten sebisa mungkin.”

Source link