Pierre Gasly Reclaims Monaco Podium with Alpine, FIA, and FOM Transparency

Pierre Gasly Kembali ke Posisi Podium di Monaco setelah Dibatalkan Penalti

Pierre Gasly awalnya menyelesaikan balapan di posisi ketiga di Monaco, namun kemudian diturunkan ke posisi ketujuh setelah menerima dua hukuman lima detik terpisah karena diduga melampaui batas kecepatan pitlane 60km/jam.

Penalti Dibatalkan

Namun, pada Jumat, para wasit FIA membatalkan kedua hukuman tersebut setelah menyimpulkan bahwa Gasly tidak melampaui batas kecepatan pada kedua kesempatan tersebut. Keputusan ini menyusul permintaan Hak Uji Ulang dari Alpine, yang berhasil membuktikan bahwa pembalapnya tidak melanggar regulasi.

Salah satu elemen krusial dalam kasus ini adalah bukti yang disediakan oleh Formula One Management, yang mengakui bahwa jarak yang digunakan oleh sistem waktu resmi untuk menghitung kecepatan di zona waktu pitlane pertama tidak akurat untuk layout Monaco.

Akibatnya, para wasit membatalkan kedua hukuman tersebut dan mengembalikan Gasly ke posisi ketiga yang ditempatinya ketika dia menyeberangi garis finis.

Alpine menyambut hasil tersebut dan berterima kasih kepada FIA dan Formula One Management atas penanganan kasus ini.

Implikasi bagi Kejuaraan

Klasifikasi ulang melihat Gasly kembali ke posisi ketiga di depan Isack Hadjar, yang telah mewarisi posisi podium terakhir setelah hukuman diterapkan. Perubahan ini juga berdampak pada kedua kejuaraan. Alih-alih enam poin yang diberikan untuk posisi ketujuh, Gasly sekarang menerima 15 poin untuk posisi ketiga, memberinya sembilan poin tambahan dalam klasemen pembalap. Alpine juga mendapat sembilan poin ekstra dalam kejuaraan konstruktor.

Para wasit FIA menyimpulkan bahwa, meskipun proses waktu yang digunakan di Monaco mengikuti prosedur yang ditetapkan, metode yang digunakan untuk menentukan jarak antara loop waktu tidak cocok untuk geometri revisi pitlane Monaco, yang menghasilkan perhitungan rata-rata kecepatan Gasly yang salah.

Setelah meninjau bukti yang diajukan oleh Alpine, FIA dan Formula One Management, para wasit menentukan bahwa Gasly tidak melampaui batas kecepatan 60km/jam dan oleh karena itu membatalkan kedua penalti tersebut.

Penalti lain yang dikeluarkan karena kecepatan pitlane selama Grand Prix Monaco akan tetap berlaku. Dalam putusannya, para wasit mengakui bahwa beberapa pembalap sudah menjalani hukuman selama balapan, memengaruhi strategi dan hasil akhir mereka, tetapi mencatat bahwa tidak ada pesaing lain yang mengajukan permintaan Hak Uji Ulang dalam batas waktu yang diizinkan. Oleh karena itu, kasus Gasly adalah satu-satunya yang dapat dipertimbangkan kembali.

Source link