Damon Hill’s F1 Career Lesson: Early Advice Learned

Damon Hill Mengakui Belajar Terlambat Pentingnya Peran Pengemudi F1 dalam Memotivasi Tim

Mantan juara Formula 1 tahun 1996, Damon Hill, mengaku bahwa ia menyadari “sedikit terlambat” dalam karirnya betapa pentingnya bagi seorang pengemudi untuk secara aktif memotivasi tim di sekitarnya. Dalam acara podcast Up To Speed yang diselenggarakan secara langsung di Festival of Speed Goodwood bersama James Vowles, kepala tim Williams, Hill membicarakan tuntutan psikologis dan kepemimpinan yang diberikan kepada pengemudi F1 modern.

Pentingnya Kerjasama dengan Tim

Hill menyatakan bahwa memahami bagaimana membangun hubungan kolaboratif dengan pabrik adalah kunci sejati untuk meraih kesuksesan di lintasan. “Tidak seorang pun pengemudi balap harus puas dengan keadaan mereka kecuali jika mereka menang,” jelasnya. “Namun, mereka harus memahami bahwa kadang-kadang mereka harus membangun sesuatu dengan tim karena sebenarnya itulah cara Anda mencapai hasil akhir. Timlah yang memproduksi mobil; timlah yang akan memberi Anda perlengkapan, dan mereka akan memberi Anda alat untuk memenangkan balapan. Jadi, bagaimana Anda bekerja dengan orang-orang sebagai seorang pengemudi.”

Pembelajaran Terlambat

Sebagai seorang pengemudi yang memiliki perjalanan unik menuju kejuaraan, Hill mengakui bahwa ia tidak mengambil pendekatan yang sama. “Saya tidak sepenuhnya memahami hal tersebut. Saya masuk ke Williams sebagai pembantu, dalam arti, dan juga sebagai seorang pengujian, sehingga saya tidak merasa perlu untuk memotivasi tim di sekitar saya dan menginspirasi orang-orang,” lanjutnya.

“Ketika bersama Alain Prost dan Nigel Mansell, mereka adalah orang-orang yang melakukan hal itu bagi saya menurut pandangan saya, jadi saya pikir saya belajar itu agak terlambat. Saya ingin saya lebih mengetahuinya lebih awal karena semakin saya mendengar tentang orang-orang seperti Michael Schumacher dan berbagai pengemudi hebat lainnya, mereka sangat baik dalam memotivasi tim di belakang mereka. Sebastian Vettel juga seperti itu. Saya yakin Lewis Hamilton juga melakukan hal yang sama ketika ia pergi ke Ferrari. Ia memastikan bahwa mereka percaya padanya.”

Source link