Berita  

Penambahan Kuota Penyaluran Beras SPHP dalam Tengah El Nino



Penambahan Kuota Penyaluran Beras SPHP oleh Perum Bulog

Perum Bulog Siap Tambah Kuota Penyaluran Beras SPHP

Pada Selasa (08/09/2026), Perum Bulog mengumumkan penambahan kuota penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar satu juta ton. Langkah ini diambil sebagai upaya dalam mengantisipasi dampak El Nino yang diprediksi akan berlangsung hingga Maret 2027.

Persiapan Menghadapi Dampak El Nino

Perpanjangan musim El Nino yang diprediksi akan berlangsung hingga Maret 2027 menjadi perhatian serius bagi Perum Bulog. Dalam program Squawk Box CNBC Indonesia, disampaikan bahwa penambahan kuota penyaluran beras SPHP ini sebagai bagian dari langkah preventif untuk menghadapi kemungkinan dampak yang ditimbulkan akibat fenomena alam tersebut.

Dampak dari El Nino berkepanjangan dapat memengaruhi hasil panen dan pasokan beras di Indonesia. Dengan peningkatan kuota penyaluran beras SPHP, diharapkan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga meskipun kondisi cuaca tidak menentu akibat El Nino.

Langkah Strategis Perum Bulog

Perum Bulog sebagai Badan Urusan Logistik yang bertanggung jawab atas kelancaran distribusi beras di Tanah Air terus melakukan langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak dari perubahan iklim seperti El Nino. Penambahan kuota penyaluran beras SPHP menjadi salah satu upaya nyata untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Dengan adanya peningkatan kuota ini, diharapkan distribusi beras ke berbagai daerah di Indonesia dapat terjamin dan stabilitas harga pangan tetap terjaga. Hal ini tentu memberikan kepastian bagi masyarakat terkait ketersediaan beras, terutama di saat-saat yang mungkin menghadapi ketidakpastian pasokan akibat faktor eksternal seperti El Nino.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link