Marc Marquez Tak Terbendung di Aragon, Alex Marquez Justru Terjatuh
Marc Marquez kembali menunjukkan kelasnya di Sirkuit Aragon. Pada sesi latihan bebas kedua Grand Prix Aragon, ia menjadi pembalap tercepat dengan catatan 1:46,607 yang dibukukan di lap terakhir. Hasil itu bukan hanya mengulang pencapaiannya pada sesi Jumat, tetapi juga menegaskan bahwa Marquez sedang berada dalam ritme yang sangat kuat sejak awal akhir pekan balap.
Strategi Ban yang Berbuah Hasil
Dalam 14 lap yang dijalaninya, Marquez memakai kombinasi ban medium dan soft di fase awal, lalu menutup sesi dengan ban medium di kedua roda. Pilihan itu tampak efektif karena ia mampu menjaga konsistensi sekaligus memaksimalkan kecepatan saat waktu mulai menipis. Keunggulannya atas para pembalap Ducati yang sempat mendominasi awal sesi memperlihatkan bahwa Marquez tidak sekadar cepat di satu putaran, tetapi juga rapi dalam mengelola sesi latihan.
Alex Marquez Alami Jatuh, Persaingan Tetap Ketat
Di sisi lain, sesi FP2 tidak berjalan mulus bagi Alex Marquez. Adik Marc itu mengalami kecelakaan, yang menjadi crash kesembilan baginya pada musim ini. Insiden tersebut menjadi catatan pahit di tengah persaingan yang semakin padat di papan atas. Meski begitu, beberapa nama lain tetap mampu mencuri perhatian, termasuk Pedro Acosta, Franco Morbidelli, dan Maverick Vinales yang tampil solid sepanjang sesi.
Quartararo dan Mir Juga Mengalami Kendala
Fabio Quartararo dari Yamaha sempat menemui sejumlah masalah, tetapi ia masih bisa memperbaiki catatan waktunya. Joan Mir pun mengalami kecelakaan, meski tidak sampai menimbulkan cedera fisik serius. Rangkaian kejadian itu membuat FP2 MotoGP Aragon terasa lebih hidup, karena tidak hanya menampilkan dominasi Marc Marquez, tetapi juga menunjukkan betapa tipisnya jarak dan betapa besarnya risiko di lintasan. Dengan performa yang mulai terkumpul dari beberapa pembalap utama, balapan di Aragon dipastikan akan berlangsung panas dan sulit ditebak.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.










