Overparenting, atau pola asuh yang terlalu mengatur urusan anak, seringkali dilakukan dengan niat baik oleh orang tua yang ingin memastikan anak-anak mereka aman dan sukses. Namun, perhatian berlebihan ini dapat membatasi ruang gerak dan kemandirian anak. Dampak negatif dari overparenting, yang disoroti oleh psikolog dan penelitian, termasuk penurunan kemandirian, kepercayaan diri yang rendah, gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi, ketergantungan pada orang lain, kesulitan dalam berinteraksi sosial, perfeksionisme, dan perasaan selalu diawasi. Para ahli merekomendasikan kepada orang tua untuk mengembangkan pola asuh yang seimbang, memberikan anak ruang untuk membuat pilihan ringan, mendorong mereka untuk belajar mengambil keputusan dan bertanggung jawab, serta menarik perlahan intervensi berlebihan. Dengan memberikan anak ruang untuk belajar dan tumbuh, orang tua dapat membantu mereka memperkuat kematangan emosional, kemandirian, dan kemampuan sosial, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Dampak Negatif Campur Tangan Orang Tua pada Anak
Read Also
Recommendation for You

Untuk memiliki rambut yang bebas lepek dan berminyak, diperlukan perawatan yang tepat agar penampilan tetap…

Es jadul merupakan jajanan dingin yang membawa kenangan manis bagi generasi 80-90an. Sebelum es modern…

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease adalah gangguan pencernaan kronis yang disebabkan oleh naiknya asam lambung…

Musim hujan sering kali membawa tantangan dalam perawatan pakaian. Proses mencuci dan menjemur pakaian bisa…








