Lando Norris mengakhiri balapan di Baku di posisi ketujuh setelah rekan setimnya, Oscar Piastri, mengalami kecelakaan di lap pembuka. Meskipun Norris berhasil mengumpulkan enam poin, ia merasa masih tertinggal 25 poin dari Piastri dalam perebutan gelar juara. Norris merasa ada beberapa kesempatan yang terlewatkan pada balapan sebelumnya, tetapi ia tetap optimis dan fokus untuk meraih hasil terbaik di setiap balapan.
Meskipun secara keseluruhan ia merasa McLaren masih memiliki performa yang baik, Norris menyadari bahwa Red Bull memiliki kecepatan yang lebih unggul. Max Verstappen, pembalap Red Bull, terus mendominasi dengan kemenangan keempatnya musim ini, yang membuat Norris dan McLaren harus terus berjuang untuk meningkatkan performa mereka. Meski Norris merasa masih memiliki poin yang bisa dikejar, ia tidak menutup mata akan kekuatan Red Bull dan kesiapan timnya untuk menghadapi tantangan selanjutnya.
Meninjau performa Ferrari dan Mercedes, Norris menyadari bahwa McLaren harus bekerja lebih keras untuk menutup kesenjangan kecepatan dengan Red Bull. Meskipun McLaren telah melakukan berbagai peningkatan, Norris mengakui bahwa Red Bull masih memiliki keunggulan dalam beberapa aspek yang perlu dipahami lebih jauh oleh timnya. Jadi, meski menyadari bahwa persaingan akan semakin ketat, Norris tetap optimis dan siap menghadapi sisa musim dengan penuh semangat dan kerja keras.












