McLaren Racing telah mengumumkan ekspansi Program Pengembangan Pembalap mereka dengan dua rekrutan baru dan mobil kedua di F1 Academy. Tim ini kini memiliki dua mobil di seri balap khusus wanita, dengan Ella Lloyd mengemudikan mobil pertama, serta Ella Stevens yang akan menjadi mitra dalam mobil kedua pada tahun 2026 yang didukung oleh McLaren yang dioperasikan oleh Rodin Motorsport. Selain Stevens, McLaren juga telah merekrut Ella Hakkinen ke dalam Driver Development Programme untuk menguji mobil single-seater sebagai persiapan untuk tahun 2027.
Zak Brown, CEO McLaren Racing, menyatakan kebanggaannya terhadap kemajuan yang telah dicapai dalam meningkatkan representasi wanita di dunia motorsport. Ia menekankan komitmen tim untuk membuka peluang bagi individu wanita yang berbakat di dunia olahraga ini. Dukungan NEOM dalam memperluas representasi wanita di dunia motorsport juga diapresiasi.
Kehadiran tiga pembalap wanita muda berbakat dalam Program Pengembangan Pembalap McLaren menunjukkan komitmen tim untuk menciptakan kesempatan bagi atlet wanita. Ella Stevens, yang meraih prestasi di kelas karting KZ2 di Inggris, dan Ella Hakkinen, anak dari juara Formula 1 dua kali, Mika Hakkinen, adalah contoh dari bakat muda yang mendapat kesempatan dalam program ini.
Dengan tujuan untuk merangsang minat pengguna, McLaren Racing menunjukkan komitmennya dalam memperluas peluang bagi para pembalap, terlebih lagi bagi wanita di dunia motorsport. Diharapkan langkah ini akan membawa dampak positif dalam meningkatkan representasi serta kesempatan bagi wanita dalam olahraga motorsport.












