Sesks Ambil Alih Kepemimpinan P1 WRC Arab Saudi dengan Penalti Dalam Fourmaux

Adrien Fourmaux bangkit dari hari Jumat yang penuh dengan kekacauan dengan mengklaim keunggulan sebesar 2,4 detik atas Sesks dari tim M-Sport. Namun, karena masuk ke kontrol waktu satu menit lebih awal, Fourmaux dikenai penalti selama satu menit dan akhirnya turun ke posisi keempat dengan selisih waktu 57,6 detik. Sementara itu, Sesks kini memimpin reli dengan selisih waktu 3,4 detik dari Thierry Neuville dari Hyundai dan Takamoto Katsuta dari Toyota berada di posisi ketiga dengan selisih waktu 41,5 detik.

Peristiwa ini merupakan bagian dari salah satu hari paling dramatis dalam jalannya reli musim ini, di mana enam kru mengalami masalah ban di tahap akhir yang chaotis. Pereli Prancis, Fourmaux, awalnya memimpin dalam pertarungan empat besar dengan Sesks, Sami Pajari dari Toyota, dan rekannya di Hyundai, Ott Tanak. Meskipun awalnya unggul enam detik, keunggulan Fourmaux berkurang menjadi 2,9 detik dari Sesks setelah putaran pagi, di mana Sesks harus mengatasi patahnya lengan suspensi belakang.

Pertarungan semakin panas saat etape pagi berlangsung sulit dan menjadi semakin ekstrem di etape kedua. Sesks terus menunjukkan performa impresifnya dengan mengambil alih posisi Fourmaux di etape 12 sebelum drama terjadi di SS13 – Um Al Jerem 2. Pajari dan Tanak sempat mendekati Sesks, tetapi keduanya mengalami masalah dan harus berhenti untuk mengganti ban, kehilangan peluang untuk meraih kemenangan.

Di etape 14, kedua Sesks dan Fourmaux mengalami masalah ban yang membuat reli semakin dramatis. Meskipun demikian, Fourmaux akhirnya kembali memimpin sebelum penalti check in merombak posisi klasemen. Sebagai salah satu kru yang terhindar dari masalah ban, Kalle Rovanpera dari Toyota berhasil meraih kemenangan dan menempati posisi kelima secara keseluruhan.

Namun, perebutan posisi antara Ogier, Rovanpera, Pajari, dan Evans juga menjadi sorotan di hari itu. Evans mengalami kecelakaan dan harus mengganti ban, sementara Ogier berhasil mencapai tempat servis di urutan keenam. Dengan satu hari reli masih tersisa, persaingan untuk meraih gelar juara semakin ketat. Posisi 10 besar diisi oleh Munster dan Solberg, dengan Tanak berakhir di urutan ke-16 setelah mengalami sejumlah kerusakan dan penalti waktu.

Dengan banyak drama dan kejutan di setiap tahapannya, reli di Arab Saudi ini memang menjadi salah satu yang paling gila dalam sejarah WRC. Sebagai pembaca, Anda dapat mengikuti perkembangan reli ini untuk mengetahui siapa yang akhirnya akan keluar sebagai juara.

Source link