Berita  

Tanda Positif Ekonomi RI: Purbaya Ungkap Buktinya!

Ekonomi nasional mulai mengalami perbaikan yang terlihat dari peningkatan aktivitas masyarakat dan sektor manufaktur hingga penjualan ritel. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, upaya menempatkan uang sebesar Rp 200 triliun ke perbankan dan menyalurkannya ke masyarakat telah berhasil menurunkan suku bunga kredit, yang berdampak pada membaiknya ekonomi masyarakat. Kinerja manufaktur, penjualan motor, dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga menunjukkan tren positif. Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,04% didorong oleh permintaan domestik dan ekspor yang kuat, investasi yang resilien, dan optimalisasi belanja pemerintah.

Upaya perbaikan ekonomi tersebut menghasilkan pertumbuhan positif pada sektor manufaktur, perdagangan, transportasi, informasi dan komunikasi, serta pertanian. Kinerja ekonomi yang kuat, investasi yang terjaga, dan peningkatan ekspor menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi RI. Purbaya juga memproyeksikan bahwa masyarakat akan semakin puas dengan kondisi ekonomi yang lebih baik dan demonstrasi atau unjuk rasa akan semakin berkurang. Target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% di tahun 2025 diyakini dapat tercapai dan masyarakat semakin percaya terhadap pemerintah.

Data Indeks Keyakinan Konsumen terhadap Kinerja Pemerintah yang disusun oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan peningkatan keyakinan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Purbaya mengklaim bahwa kebijakan stimulus ekonomi yang diterapkan pemerintah, termasuk penempatan dana dan stimulus lainnya, telah berhasil membalikkan arah pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keyakinan masyarakat. Pemberian stimulus senilai Rp 276 triliun dari BI ke perbankan juga turut memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan optimisme terhadap masa depan ekonomi Indonesia.

Source link