Perubahan Penting dalam Kontrak Tata Kelola Concorde F1

Perjanjian Concorde kedua dari Perjanjian Formula 1 Concorde telah diselesaikan dan akan berlaku selama periode 2026 hingga 2030. Kesepakatan ini diumumkan oleh FIA dan FOM dalam Sidang Umum FIA di Tashkent, Uzbekistan. Penundaan tanda tangan menunjukkan kompleksitas tata kelola kesepakatan ini, yang mencakup elemen vital seperti struktur pemungutan suara, biaya masuk tim, dan tugas badan pengelola. CEO F1, Stefano Domenicali, menyebut perjanjian ini sebagai langkah maju untuk pertumbuhan Formula 1 secara global.

Sebagai bagian dari kesepakatan, proses pemungutan suara di Komisi F1 mengalami perubahan dengan penekanan pada suara FIA dan FOM. Tim dan FOM juga sepakat membayar lebih banyak uang kepada badan pengelola melalui restrukturisasi biaya masuk. Perubahan ini akan meningkatkan biaya kolektif tim kepada FIA sekitar 15 juta dolar AS per tahun, dengan harapan bahwa pertumbuhan komersial F1 akan mengimbangi peningkatan ini.

Badan pengelola akan menggunakan dana tambahan dari kesepakatan ini untuk meningkatkan operasi balapan F1, serta profesionalisasi layanan yang disediakan. Perjanjian baru ini juga mengatur peningkatan visibilitas FIA di paddock, termasuk persyaratan logo FIA di setiap mobil F1. Pembagian pendapatan yang lebih menguntungkan diharapkan akan membuka peluang untuk lebih banyak balapan sprint, meskipun Ben Sulayem menunjukkan kehati-hatiannya terhadap penambahan balapan secara signifikan dalam satu musim. Harapan untuk lebih banyak balapan di masa depan terkait dengan keberhasilan akhir pekan sprint dalam aspek komersial bisnis.

Source link