Berita  

Sumber Harta Karun Logam Tanah Jarang di Sumatra: BRIN Beri Penjelasan

Komoditas Logam Tanah Jarang (Rare Earth Element/REE) saat ini sedang menjadi incaran banyak negara di seluruh dunia. Logam ini sangat penting dalam industri teknologi modern, mulai dari peralatan elektronik hingga industri otomotif dan energi terbarukan. Tiongkok saat ini menguasai pasokan Logam Tanah Jarang hingga 90%, namun potensi Indonesia dalam menggali sumber daya LTJ semakin menjanjikan. Hasil survei geologi kelautan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi LTJ sebanyak 4,6 miliar meter kubik mineral pembawa LTJ. Peneliti Ahli Utama Bidang Metalurgi Proses BRIN, Widi Astuti, menyatakan bahwa potensi LTJ di Indonesia sangat besar, baik dari sumber primer maupun sumber sekunder. Logam Tanah Jarang di Indonesia banyak ditemukan sebagai mineral ikutan dari penambangan timah, seperti mineral Monasit di Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, LTJ juga dapat ditemukan dalam limbah industri elektronik, limbah residu pengolahan nikel dan bauksit, serta abu terbang batu bara. Prospek dan tantangan dalam menggali potensi logam tanah jarang di Indonesia perlu dipertimbangkan dengan baik. Informasi lebih lanjut mengenai topik ini dapat ditemukan dalam dialog antara Shinta Zahara dan Peneliti Ahli Utama Bidang Metalurgi Proses BRIN, Widi Astuti, di CNBC Indonesia.

Source link