Berita  

Perang 2 Negara Tetangga: Situasi Mencekam di RI

Thailand memberlakukan jam malam di provinsi Trat sebagai respons terhadap meningkatnya eskalasi perang dengan Kamboja. Pertempuran meluas ke daerah pesisir di wilayah perbatasan yang disengketakan, menyusul kesepakatan menghentikan pertempuran antara kedua negara setelah Presiden AS, Donald Trump, turut campur tangan. Konflik ini memuncak setelah seorang tentara Kamboja tewas dalam bentrokan pada bulan Mei, mengakibatkan ratusan ribu orang mengungsi di kedua sisi perbatasan. Meskipun Thailand terbuka untuk solusi diplomatik, Kamboja harus menghentikan permusuhan terlebih dahulu sebelum bernegosiasi. Thailand juga melancarkan serangan terhadap infrastruktur sipil Kamboja di wilayah tersebut, termasuk menghancurkan jembatan yang digunakan untuk mengirimkan senjata berat. Jam malam diberlakukan di provinsi Trat yang berbatasan dengan Koh Kong, sementara baku tembak berlangsung di banyak titik sepanjang perbatasan panjang 817 kilometer ini. Presiden Trump memfasilitasi kesepakatan antara Thailand dan Kamboja untuk menghentikan penembakan, namun Thailand bersikeras akan terus melawan hingga tanah dan rakyat mereka aman. Gedung Putih meminta semua pihak menghormati komitmen ini untuk mengakhiri kekerasan dan memastikan perdamaian berlangsung. Saat ini, situasi antara kedua negara tetangga ini tetap tegang.

Source link