Berita  

Perlawanan Aktif Negara NATO Hadapi AS

Tingginya ketegangan diplomatik antara Denmark dan Amerika Serikat mencapai puncak di awal tahun 2026. Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menegaskan bahwa pihaknya akan melawan usaha Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland. Presiden AS menunjuk utusan khusus untuk Greenland, menegaskan ambisi lama untuk memiliki pulau tersebut demi kepentingan keamanan nasional. PM Frederiksen mengecam ancaman dan tekanan yang dihadapi dari sekutu terdekatnya tanpa menyebut nama AS langsung, ia menilai gagasan untuk mengakuisisi negara lain adalah pandangan yang usang dan tidak dapat diterima.

Raja Frederik X menyuarakan dukungan pada penduduk Greenland dan peningkatan pelatihan militer sebagai respons atas ketegangan yang meningkat. Trump berpendapat bahwa AS membutuhkan Greenland karena letak strategisnya di Arktik dan potensi sumber daya mineralnya. Dutusan khusus Jeff Landry bahkan menyatakan akan menjadikan Greenland bagian dari AS. Langkah ini memicu kemarahan di Kopenhagen dengan Menteri Luar Negeri Denmark menyebutnya tidak dapat diterima.

Hubungan kedua sekutu NATO ini mencapai titik terendah, dengan Denmark mengidentifikasi AS sebagai ancaman keamanan nasional. Laporan intelijen Denmark mencatat bahwa AS menggunakan kekuatan ekonomi dan potensi ancaman tarif tinggi untuk mencapai tujuannya, bahkan terhadap sekutunya sendiri. Situasi ini memunculkan ketegangan yang sangat tinggi antara Denmark dan AS.

Source link