Berita  

Mengapa Megathrust Tsunami 34 Meter Memukul Pesisir Sumatra-Banten

Di beberapa wilayah di Indonesia, Megathrust menjadi ancaman serius yang patut diwaspadai. Menurut data terbaru, terdapat 14 zona Megathrust di Indonesia yang berpotensi melepaskan energi besar dan memicu gempa bumi dan tsunami. Area-area yang menjadi fokus perhatian antara lain zona Megathrust di Selatan Sumatra, Selat Sunda, dan Selatan Jawa bagian barat.

Sebuah laporan dari ahli seismologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyoroti potensi bahaya gempa besar dan tsunami dari zona Megathrust di Selatan Jawa dan Sumatra. Pepen Supendi dalam jurnal ilmiahnya menyebutkan bahwa zona Megathrust ini bisa menghasilkan gempa dengan magnitudo mencapai M8,9, dengan perkiraan periode 400 tahun untuk gempa serupa. Analisis menunjukkan bahwa gempa ini bisa berasal dari dua segmen Megathrust utama dengan tambahan sesar Backthrust di Selatan Jawa bagian Barat, yang kemudian bisa memicu tsunami.

Pepen juga mengingatkan bahwa tinggi gelombang tsunami yang dihasilkan dari Megathrust ini bisa mencapai 34 meter di beberapa titik, khususnya di sekitar Sumatra bagian Selatan dan Banten selatan. Gelombang tsunami juga dapat menyebar ke wilayah lain dengan ketinggian yang berbeda-beda. Hal ini dianggap berpotensi membahayakan dan memicu dampak besar terutama bagi wilayah pesisir.

Perlu diingat bahwa penelitian ini bersifat ilmiah untuk memodelkan skenario terburuk berdasarkan zona Megathrust, bukan sebagai prediksi waktu kejadian. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, bukan untuk menimbulkan kepanikan. Kondisi seperti ini menuntut kerja sama antarinstansi dan kewaspadaan dari semua pihak untuk menghadapi potensi ancaman dari zona Megathrust di Indonesia.

Source link