Audi telah mengambil alih tim Sauber dan akan memasuki dunia Formula 1 untuk pertama kalinya pada musim ini. Sejak 1997, Sauber telah menggunakan mesin Ferrari, kecuali selama era BMW dari 2006 hingga 2009, tetapi Audi bergabung dengan seri ini dengan mesin buatannya sendiri. Keputusan ini diambil tepat waktu karena F1 telah menerapkan aturan mesin baru dengan fokus lebih besar pada tenaga listrik. Audi berharap dapat memanfaatkan pengalaman mereka dengan sistem tenaga hibrida dan listrik dari ajang lain seperti WEC, Formula E, dan rally-raid.
Pada 7 Januari 2026, tim mengumumkan bahwa mereka telah menghidupkan mesin baru mereka untuk pertama kalinya di sasis F1 2026 pada 19 Desember di markas Hinwil. Hal ini merupakan bagian dari upaya pabrikan yang melibatkan tiga pabrik di Neuberg, Jerman, dan Pusat Teknis di Bicester, Inggris. Mattia Binotto, kepala proyek Audi F1, menyatakan kegembiraannya atas pencapaian ini dan merasa bahwa ini adalah awal yang baru bagi tim. Prinsipal tim, Jonathan Wheatley, menambahkan bahwa pengujian mesin sukses merupakan tonggak penting yang membuktikan kualitas kerja dan kolaborasi di seluruh departemen.
Sebagai bagian dari persiapan untuk balapan pertama di Melbourne, Audi akan meluncurkan tim mereka di Berlin pada 20 Januari dan mengikuti uji coba pramusim di Barcelona dan Bahrain. Semangat dan fokus tim semakin kuat setelah kesuksesan pengujian mesin ini, dan mereka siap menantang Grand Prix Australia. Audi yakin bahwa fondasi yang mereka bangun akan membawa tim sebagai satu kesatuan menuju keberhasilan.












