Isidre Esteve dan navigatornya, Txema Villalobos, mengundurkan diri dari Dakar 2026 tepat sebelum hari istirahat, yang akan berlangsung pada Sabtu ini saat balapan tiba di Riyadh, ibu kota Arab Saudi. Kedua pembalap Spanyol dari Repsol Toyota Rally Team mengalami kecelakaan parah pada Jumat (9/1/2026), selama etape ke-6 yang diukur waktunya, yang mengakibatkan mereka terluka dan harus dievakuasi dengan helikopter. Selama etape keenam lomba, tepatnya di kilometer 228, Esteve dan Villalobos mengalami benturan keras saat mengemudikan DKR GR Hilux, setelah menabrak dinding bukit pasir secara frontal. Toyota Spanyol menjelaskan bahwa Isidre Esteve mengalami retakan pada tulang dada, sedangkan Txema Villalobos mengalami cedera leher. Mobil Hilux mereka juga mengalami kerusakan parah di bagian depan, sehingga mustahil melanjutkan balapan. Setelah kecelakaan, pembalap dan co-pilot harus dievakuasi dengan helikopter medis dan saat ini sedang menunggu perkembangan lebih lanjut. Dengan demikian, Esteve tidak dapat menyelesaikan partisipasi ke-21nya di Reli Dakar (10 kali dengan motor dan 11 kali dengan mobil), yang merupakan kali keempat ia terpaksa mundur (pada 2003 dan 2006 dengan motor, dan pada 2020 dengan mobil). “Kami memulai etape dengan sangat baik, tetapi di kilometer 228 kami menabrak dinding bukit pasir. Untungnya, Txema dan saya baik-baik saja. Sangat disayangkan kami harus mundur, terutama setelah etape hebat yang kami selesaikan kemarin (Kamis), di mana kami dapat menunjukkan kecepatan kami,” jelas Esteve dalam siaran pers Toyota Spanyol. Isidre Esteve baru saja meraih hasil terbaiknya di Dakar 2026, pada tahap kelima, dengan finis P21 secara keseluruhan dalam kategori mobil dan urutan ke-27 dalam klasemen gabungan kelas Ultimate, sambil mengejar target untuk finis di 15 besar, sesuatu yang sama sekali tidak mustahil. Perlu dicatat bahwa Esteve adalah salah satu protagonis utama pada hari-hari pertama Dakar ini, dengan memimpin protes terhadap FIA, bersama pembalap Spanyol lainnya seperti Jesus Calleja, atas ketidakadilan yang terkadang terjadi dalam urutan start. Federasi Internasional memindahkan kendaraan prioritas dari berbagai kategori (Stock, Challenger, truk, dan lain-lain.), yang merugikan kendaraan lain yang seharusnya start lebih belakang berdasarkan urutan klasifikasi etape sebelumnya. Namun, protes Esteve dan lainnya membuat FIA menambah jumlah mobil tercepat yang akan start di depan setiap hari.
Isidre Esteve: Pecahkan Tulang Dada dan Tinggalkan Dakar
Read Also
Recommendation for You

Intip Kocaknya Kelucuan Max Verstappen dan Jimmy Fallon di Wawancara Viral Pecinta Formula 1 dihebohkan…

Fernando Alonso Dapat Mobil Supernya yang Bernilai Tinggi dengan Tempat Duduk Bayi yang Cocok Sebagian…

Diskusi reguler antara Ford Performance dan Max Verstappen tentang potensi terlibat lebih dalam di balap…

Artikel Balapan IndyCar di Indianapolis David Malukas Hampir Raih Kemenangan Perdana di Seri IndyCar David…








