Mattias Ekstrom dari Ford berhasil meraih kemenangan di Etape 7 Dakar 2026 setelah Henk Lategan mengalami beberapa masalah dan kehilangan lebih dari 10 menit. Lategan, yang awalnya berpeluang besar untuk menang, memimpin rombongan di pos pemeriksaan terakhir sebelum finis. Namun, dalam perjalanan menuju bendera finis etape sepanjang 459 km antara Riyadh dan Wadi Ad-Dawasir, Lategan kehilangan keunggulannya dan tergelincir ke posisi P13 di akhir etape. Akibatnya, Ekstrom mengamankan kemenangan etape, unggul 4:27 atas Joao Ferreira dari Toyota.
Tidak hanya kehilangan kemenangan etape, Lategan juga kehilangan posisi teratas sementara dalam klasemen keseluruhan. Meskipun sempat unggul dari Nasser Al-Attiyah di pos pemeriksaan 375 km, masalah teknis yang dialami Lategan membuatnya turun ke posisi keempat secara keseluruhan. Setelah balapan, Lategan mengungkapkan bahwa kerusakan di damper mobilnya memaksa mereka berhenti dan melakukan perbaikan, namun hal ini tidak membuatnya terlalu kecewa.
Para pembalap lainnya seperti Mitch Guthrie, Toby Price, dan Mathieu Serradori juga menunjukkan penampilan yang mengesankan di etape ini. Guthrie finis ketiga, sedangkan Serradori berhasil meraih posisi kedelapan. Perubahan posisi terjadi di klasemen keseluruhan setelah balapan, dengan Al-Attiyah tetap memimpin meskipun perbedaannya kini lebih tipis dari sebelumnya. Ekstrom naik ke posisi kedua, sementara Roma dari Ford Racing menempati posisi ketiga.
Seluruh arena balap masih kompetitif dengan jarak yang tipis antara para pembalap, dengan seluruh 10 besar dipisahkan oleh kurang dari 26 menit. Saat ini, klasemen keseluruhan menunjukkan Al-Attiyah masih memimpin diikuti oleh Ekstrom dan Roma. Sementara itu, para pembalap lainnya seperti Sainz, Loeb, dan Guthrie juga terus berada di posisi yang menjanjikan jelang akhir balapan. Jadi, tingkat kejutan dan ketegangan dalam Dakar 2026 terus meningkat saat para pembalap bersaing untuk meraih gelar juara.












