Berita  

Putin Terus Bombardir Ukraina Meski Negosiasi Damai Di Arab

Rusia melancarkan serangan drone dan rudal berskala besar ke dua kota terbesar Ukraina, Kyiv dan Kharkiv, pada Sabtu pagi. Serangan ini terjadi bersamaan dengan hari kedua pembicaraan damai tripartit antara negosiator dari Amerika Serikat, Ukraina, dan Rusia yang berlangsung di Uni Emirat Arab. Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, menyampaikan komentarnya terkait serangan Rusia terbaru terhadap infrastruktur penting di negaranya. Putin memerintahkan serangan rudal besar-besaran terhadap Ukraina bersamaan dengan pertemuan delegasi di Abu Dhabi yang bertujuan mendorong proses perdamaian yang dipimpin Amerika. Meski gelombang serangan terbaru terjadi, pembicaraan damai di Abu Dhabi tetap dilanjutkan. Serangan Rusia terhadap infrastruktur energi menyebabkan pemadaman panas, air, dan listrik yang meluas; satu orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 15 orang luka-luka. Angkatan udara Ukraina menyebut Rusia menggunakan 396 drone dan rudal dalam serangan tersebut, dengan kekhawatiran pemadaman listrik darurat hingga 80% wilayah negara itu. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menekankan pentingnya implementasi penuh perjanjian pertahanan udara yang baru dibuat dengan Presiden AS, Donald Trump. Wali Kota Kyiv mengatakan sekitar 1.940 bangunan tempat tinggal di kota itu kehilangan pemanas akibat serangan terbaru, menyebabkan ribuan penduduk meninggalkan kota sementara.报道链接

Source link